• sekretariat@walhiriau.or.id
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah
  • id ID
    • en EN
    • id ID
No Result
View All Result
WALHI Riau
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Si pengirim Petisi Blusukan Asap Jokowi Dari Riau #blusukanasap

WALHIRiau25 by WALHIRiau25
November 19, 2014
in Uncategorized
0
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Abdul Manan (tengah) bersama Camat Tebing Tinggi Timur dan Masyarakat melakukan pemadaman. Foto: Iin Helfandi

Bencana asap yang terjadi di Riau pertengahan tahun 2014 menyebabkan kesengsaraan bagi masyarakat Riau khususnya masyarakat Desa Sungai Tohor kecamatan Tebing Tinggi Timur kabupaten Kepulauan Meranti.  Kebakaran yang diakibatkan Kelalaian PT. National Sago Prima (NSP) Luas kebakaran di areal konsesi HTI Sagu PT. NSP mencapai 1000 Ha lebih. Kebakaran di areal PT. NSP ini merupakan kebakaran terbesar sepanjang sejarah PT. NSP. Kebakaran ini pertama kali terjadi di titik K.26 areal konsesi HTI Sagu PT. NSP yang berada di Dusun Kampung Baru Desa Kepau Baru Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain melahap areal konsesi PT. NSP, api dari areal ini menyebar ke perkebunan sagu masyarakat. Berdasarkan investigasi WALHI Riau, kebakaran di kebun masyarakat mengakibatkan masyarakat terancam kehilangan nafkah hidup selama 10 tahun ke depan.

Related Posts

Luncurkan Laporan Investigasi, WALHI Riau Mendesak Komitmen Penuh FOLU Net Sink 2030 di Sektor Korporasi Kehutanan Riau

Masyarakat Pulau Mendol Menang Telak! Mahkamah Agung Menolak Permohonan Kasasi PT TUM!

ORANG MUDA RIAU GELAR AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA DI JEMBATAN SIAK III: “THERE IS NO CLIMATE JUSTICE WITHOUT PALESTINIAN LIBERATION”

KURMA (Diskusi Ramadhan) Bedah Buku Re dan PeREmpuan: Membaca Praktik Ketidakadilan dan Kekerasan Perempuan 

Abdul Manan yang biasa dipanggil Cik Manan menyadari bagaimana dahsyatnya api yang membakar perkebunan masyarakat dan lahan gambut yang berada dibawahnya. Pentingnya menjaga keberlangsungan daerah gambut dalam agar tidak terjadi lagi kebakaran yang mengakibatkan kesengsaraan masyarakat, beliau menulis petisi blusukan Presiden Jokowi untuk melihat langsung akibat kelalaian perusahaan. Petisi ini mendapat banyak dukungan untuk mengajak Presiden Jokowi blusukan ke Desa Sungan Tohor melihat lokasi gambut dalam yang terbakar karena ulah perusahaan.

Abdul Manan (dua dari kanan) bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Foto: Lin Helfandi

Selasa tanggal 18 November 2014 Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar  melakukan peninjauan ke Provinsi Riau untuk melihat kesiapan daerah menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menteri LH dan Kehutanan RI ini menggunakan heli dari Lanud Pekanbaru menuju Kabupaten Meranti, Riau. Ini untuk melihat lahan yang pernah terbakar. Di sana, PT NSP perusahaan bidang tanaman sagu telah ditetapkan Polda Riau sebagai tersangka kasus kebakaran lahan. Kedatangan Menteri LHK ini juga untuk menemui Cik Manan sipembuat petisi blusukan asap jokowi.

Tags: Asap RiauBlusukan ASAPhutan riaukabut asapkebakaran hutan dan lahankonflik agrariaWALHIwalhi riau
Next Post

Harapan Baru Untuk Riau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel lain

Siaran Pers

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

by WALHI Riau
April 2, 2026
0

Rilis MediaWahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Pekanbaru, 2 April 2026- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menyoroti peningkatan signifikan kebakaran hutan...

Read more

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

2026 Darurat Karhutla: Riau Kembali Mendominasi Titik Panas di Sumatra

Awal 2026, Lebih dari 5.000 Titik Api Muncul di Gambut Meski Masih Musim Hujan

Kurma Sempena 23 Tahun WALHI Riau: Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Ruang Hidup di Bumi Melayu

Ajukan Amicus Curiae: Bebaskan Petani Bunga Raya dan Hentikan Perampasan Lahan oleh PT TKWL

Seruan Pembebasan Petani Bunga Raya: Petani Bukan Penjahat!

Load More

[]


Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) RIau “Mewujudkan Riau Adil dan Lestari Berlandaskan Nilai Keadilan Ekologis”

© WALHI Riau 2025

  • Home
  • Isu Kita
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah

© 2025 WALHI Riau