Beranda Uncategorized Menguak Jejak Keindahan Alam dan Budaya Desa Buluh Cina

Menguak Jejak Keindahan Alam dan Budaya Desa Buluh Cina

109
0

WALHI Riau dan Sahabat WALHI melangsungkan sebuah agenda Ekowisata pada 10 dan 11 Mei 2014 di Desa buluh Cina, Kabupaten Kampar. Kegiatan ini ditujukan untuk mengenalkan kepada mayarakat luas, khususnya Pekanbaru bahwa tidak jauh dari Pekanbaru terdapat sebuah desa yang lestari dengan keanekaragaman obejek wisata dan budaya. Walaupun tidak terlalu jauh dari Pekanbaru, namun masih banyak masyarakat tidak mengetahui keindahan Desa ini.

Kegiatan ini dilangsungkan murni dari ide anak-anak muda yang tergabung dalam Sahabat WALHI, kami mendukung kreatifitas anak-anak muda ini dalam mempromosikan keindahan lingkungan hidup dan kebudayaan masyarakat Desa Buluh Cina dalam melestarikan lingkungan sekitar mereka, ujar Riko Kurniawan, Direktur Eksekutif WALHI Riau.

 Upaya melestarikan lingkungan hidup tentunya harus bersinergi dengan upaya penguatan ekonomi masyarakat. Adanya hutan adat yang masih lestari dan 7 danau dan beragam objek wisata lainnya di desa Buluh Cina dan sekitarnya tentunya harus dipromosikan agar berkontribusi bagi ekonomi masyarakat. Hanya saja, promosi lingkungan hidup dan kebudayaan Desa buluh Cina juga harus tetap memperhatikan kearifan local msyarakat Desa. Keseimbangan pelestarian lingkungan hidup dan aspek ekonomi masyarakat berbasis kearifan local merupakan salah satu kunci menghambat masuknya investasi industry ekstraktif yang mengancam rusaknya hutan adat dan obejk wisata lainnya di Buluh Cina.

Kegian ini dilangsungkan dengan mengajak masyarakat luas, khususnya Pekanbaru untuk berkunjung atau berwisata ke Buluh Cina. Dari tour ini, masyarakat akan melihat indahnya Desa Buluh Cina dengan hamparan 7 Danaunya yang masih lestari. Udara segar, pemandangan yang indah, hutan desa yang lestari dan keragaman kesenian tradisional Buluh CIna tentunya menjadi daya tarik kujungan ini, sehingga peserta kegiatan ingin kembali berkunjung dan memberitakan kepada dunia bahwa tidak jauh dari Pekanbaru ada suatu Desa yang bernama Buluh Cina yang memiliki alam yang indah alam, masyarakat yang ramah dengan beragam kesenian tradisonal, kata Tya Harmonia, Kordinator Sahabat WALHI Riau.

Guna melancarkan kegiatan ini, Sahabat WALHI juga dibantu beragam komunitas yang turut serta mengisi dan meramaikan promosi Ekowisata Desa Buluh Cina, seperti Komunitas Rumah Sunting, Star PKBI, Slakers, The Kontrakan, Mapedalima Hangtuah dan sebagainya.

 SELAMATKAN BUMI DENGAN TANGANMU!

 

Artikel SebelumnyaWalhi Desak Polisi Usut Perusahaan Pembakar Lahan
Artikel SelanjutnyaWalhi Riau: Indonesia butuh pengadilan khusus lingkungan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini