• sekretariat@walhiriau.or.id
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah
  • id ID
    • en EN
    • id ID
No Result
View All Result
WALHI Riau
No Result
View All Result
Home Isu Kita Keadilan Iklim

Anak Muda Riau Suarakan Tuntutan Keadilan Iklim & Antargenerasi dalam Parade Vorest Fest

WALHIRiau25 by WALHIRiau25
November 28, 2022
in Keadilan Iklim, News & Updates, Siaran Pers
0
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Siaran Pers Bersama

Related Posts

Hilangnya Habitat Harimau Akibat Konsesi HTI Menelan Dua Korban Manusia, Perusahaan Harus Bertanggungjawab

BP Batam dan Polisi Harus Berhenti Merampas Tanah Warga Rempang

Sungai Reteh Tercemar Limbah, Warga Batu Ampar Tuntut Cabut Izin Tambang Batubara PT BPP

Pulau Rempang Bukan Ruang Kosong: BP Batam Hentikan Penerobosan Lahan Masyarakat  

WALHI Riau-Mapala Suluh- Wanapalhi-Mapala Humendala-Mapala Phylomina-KPA EMC2 Mapala Suska Riau-Mapala Gaharu- LPE Riau-YLBHI LBH Pekanbaru- IKMD

Pekanbaru, 27 November 2022– Puluhan anak muda Riau langsungkan parade di Jalan Sudirman, Pekanbaru ketika car free day (CFD). Parade yang dilaksanakan pada Minggu, 27 November 2022 ini merupakan rangkaian Vorest Fest dan menyerukan tuntutan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Peserta parade menolak menjadi korban dari dampak krisis iklim yang lahir akibat kebijakan buruk dan nir-patisipatif. Karenanya, mereka menyerukan tuntutan keadilan mereka, tuntutan keadilan iklim dan keadilan antargenerasi.

Parade ini diikuti kelompok pelajar, mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil di Riau yang berasal dari SMA Negeri 2 Pekanbaru, Mapala Suluh, Wanapalhi, Mapala Humendala, Mapala Phylomina, KPA EMC2, Mapala Suska Riau, Mapala Gaharu, Laskar Penggiat Ekowisata (LPE) Riau, YLBHI LBH Pekanbaru, Ikatan Makasiswa Kota Dumai (IKMD) dan WALHI Riau. Guna menyuarakan  tuntutannya, peserta parade menyampaikannya dengan penggunaan berbagai atribut, seperti payung bertuliskan pesan call for justice, beragam pesan dari poster hingga kereta bayi sebagai simbol pentingnya memastikan negara memenuhi kewajibannya guna mewujudkan keadilan antargenerasi.

Nur Rahmawati, mewakili kawan-kawan Mapala menyebut parade ini juga membuka ruang aspirasi kepada seluruh warga Pekanbaru yang mengikuti CFD. Para peserta parade membentang kain putih sepanjang lima meter dan mempersilahkan anak muda dan masyarakat lainnya menuliskan harapan mereka tentang lingkungan yang lebih baik.

Selanjutnya, Rio Alfi Mullah, Ketua IKMD menegaskan partispasi mereka dalam parade ini sebagai anak muda korban dampak perubahan iklim yang dilakukan oleh korporasi yang meyumbang kenaikan emisi dan aktivitas perusakan lingkungan lainya.

“Kami sebagai anak muda dengan jumlah kontribusi emisi karbon yang kami hasilkan tidak sebanding dengan jumlah emisi yang dihasilkan oleh korporasi perusak lingkungan dan orang-orang kaya yang menggunakan listrik dan energi dari energi fosil secara berlebihan. Tapi kami menjadi kelompok yang merasakan dampak paling buruk. Di kampung halaman kami, tahun lalu terjadi banjir rob terbesar sepanjang sejarah Kota Dumai. Peristiwa tersebut merupakan buah dari alih fungsi hutan dan mangrove untuk kepentingan bisnis skala besar. Penegakan hukum yang buruk, hingga proses kebijakan yang tidak pernah melibatkan kami malah menjadikan kami anak muda Kota Dumai menghadapi kerentanan akibat dampak kerusakan lingkungan dan perubahan iklim,” tambah Rio.

Parade ini menyampaikan pesan kepada anak muda Riau untuk peduli dan ambil bagian dalam tuntuan keadilann iklim dan antargenerasi. Urgensi tuntutan ini harus dipahami anak muda agar mereka ambil bagian menuntut negara mengkoreksi kebijakan yang merugikan anak muda dan generasi yang akan datang. Selain itu, anak muda Riau juga harus mengambil peran sebagai garda depan pelindung lingkungan yang apabila terus dibiarkan rusak mengakibatkan kerugian besar bagi kelompok rentan lainnya, seperti perempuan, masyarakat adat, masyarakat desa hingga masyarakat miskin perkotaan. Krisis iklim akan mengantar anak muda dan kelompok rentan lainnya pada persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih, pangan, dan hak dasar lainnya.

Rezki Andika, Koordinator Relawan Pengorganisasian WALHI Riau, menyebut tidak ada masa depan tanpa keadilan iklim dan antargenerasi. “Anak muda harus sadar akan pentingnya keadilan iklim dan antargenerasi. Saling bersolidaritas dan membagun gerakan bersama untuk memaksa negara melaksanakan kewajibannya untuk memenuhi hak dasar kelompok muda dan generasi berikutnya atas lingkungan hidup yang baik dan sehat,” sebut Rezky.

Tidak ada masa depan di bumi yang rusak, tidak akan terwujud keadilan iklim dan antargenerasi tanpa desakan dan suara anak muda. Menjadi ahli waris bumi yang rusak sama artinya membiarkan penguasa dan pengusaha mempertahankan dominasinya di bumi kita. Intergenerational Justice Now!

Narahubung:

Rezki Andika (082384627527)

Next Post

Memanfaatkan Lahan Pekarangan dengan Sistem Pertanian Alami

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel lain

Hutan dan Kebun

Hilangnya Habitat Harimau Akibat Konsesi HTI Menelan Dua Korban Manusia, Perusahaan Harus Bertanggungjawab

by WALHI Riau
July 20, 2026
0

Siaran PersWahana Lingkunan Hidup Indonesia (WALHI) Riau Selasa, 14 Juli 2026 – Kembali terjadi serangan harimau sumatera mematikan yang merenggut...

Read more

Hilangnya Habitat Harimau Akibat Konsesi HTI Menelan Dua Korban Manusia, Perusahaan Harus Bertanggungjawab

BP Batam dan Polisi Harus Berhenti Merampas Tanah Warga Rempang

Sungai Reteh Tercemar Limbah, Warga Batu Ampar Tuntut Cabut Izin Tambang Batubara PT BPP

Pulau Rempang Bukan Ruang Kosong: BP Batam Hentikan Penerobosan Lahan Masyarakat  

Jejak Fesyen Eropa di Hutan Indonesia: Mengapa Viskose Harus Masuk EUDR

Hari Lingkungan Hidup 2026: Selamatkan Ruang Hidup, Wujudkan Keadilan Ekologis

Load More

[]


Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) RIau “Mewujudkan Riau Adil dan Lestari Berlandaskan Nilai Keadilan Ekologis”

© WALHI Riau 2025

  • Home
  • Isu Kita
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah

© 2025 WALHI Riau