• sekretariat@walhiriau.or.id
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah
  • id ID
    • en EN
    • id ID
No Result
View All Result
WALHI Riau
No Result
View All Result
Home News & Updates

Peringatan 7 September, Warga 16 Kampung Tua Tetap Menyerukan Tolak Relokasi Tanpa Kerusuhan

WALHIRiau25 by WALHIRiau25
October 9, 2023
in News & Updates, Siaran Pers
0
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Siaran Pers
Masyarakat 16 Titik Kampung Tua, Rempang-Galang

Related Posts

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

2026 Darurat Karhutla: Riau Kembali Mendominasi Titik Panas di Sumatra

Awal 2026, Lebih dari 5.000 Titik Api Muncul di Gambut Meski Masih Musim Hujan

Kurma Sempena 23 Tahun WALHI Riau: Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Ruang Hidup di Bumi Melayu

Pekanbaru, 09 Oktober 2023 – Sabtu, 07 Oktober 2023, warga di 16 Kampung Tua Pulau Rempang-Galang memperingati Hari Kelahiran Maulid Nabi SAW dengan melaksanakan Maulid Akbar dan Do’a Bersama Peringatan 7 September di Lapangan Sembulang. Acara dimulai dengan Sholawat Nabi dipimpin Ustad dari Kampung Tanjung Banon.

Setelah bersholawat sekitar 30 menit, acara dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi dari setiap kampung. Pak Miswadi, perwakilan dari Kampung Sembulang Hulu mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah membantu membersihkan lapangan sehingga acara bisa berjalan dengan baik.

Didepan 700-an orang warga Pulau Rempang-Galang, perwakilan tim advokasi dan bantuan hukum Solidaritas Nasional untuk Rempang dari PBH Peradi, Sopandi, mengharapkan agar warga yang masih ditahan dapat segera dibebaskan, termasuk juga warga yang masih ditangguhkan penahanannya dapat segera dihentikan status penahanannya sehingga tidak wajib lapor lagi. Harapan juga ditujukan kepada seluruh warga agar tidak mudah terpancing oleh orang-orang yang merusak perjuangan warga Pulau Rempang-Galang.

Kemudian, satu per satu perwakilan kampung turut menyampaikan aspirasi dalam rangka peringatan 7 September di Lapangan Sembulang. Perwakilan dari Kampung Pasir Panjang menguatkan warga di 16 titik kampung tua dan mengingatkan janji Presiden Joko Widodo untuk memberikan sertifikat kepada seluruh warga Kampung Tua sesuai dengan janji kampanyenya pada 19 September 2023 lalu.

Perwakilan seorang ibu dari Kampung Pasir Merah dalam penyampaian aspirasinya menekankan perjuangan bersama,dan tetap merapatkan barisan,, senada dengan perjuangan Nabi Muhammad SAW yang sedang diperingati bersama. Perwakilan ibu lainnya dari Kampung Sungai Buluh menggaungkan semangat seluruh warga untuk tolak relokasi dan penekanan tidak mau digusur.

Perwakilan dari Kampung Galang Baru juga turut menyampaikan aspirasinya. “Saya lihat sekeliling, hanya saya sendiri yang datang dari Kampung saya. Tapi tidak apa, kita tetap semangat. Saya ingin menyampaikan kepada seluruh 16 Kampung Tua yang tertera dicatatan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk berdoa agar tetap dapat menegakkan kebenaran. Satu yang saya pinta, jangan ada kerusuhan dalam memperjuangkan kebenaran,” katanya.

Kegiatan ditutup menjelang Maghrib setelah mendengarkan ceramah dari ustad. Menjelang acara Peringatan Maulid Akbar dan Doa Bersama dalam rangka Peringatan 7 September selesai, tiba-tiba seorang bapak usia 40-an dipanggil oleh MC untuk memberikan sambutan. Di tengah sambutan, perwakilan ibu-ibu dan bapak-bapak dari 16 Kampung Tua Pulau Rempang-Galang mengeluarkan spanduk kecil yang antara lain bertuliskan ‘tolak relokasi harga mati’, ‘kami benci pengkhianat’, dan spanduk besar bertuliskan ‘NKRI Not for Sale!!!Mau Jual Negeri Ini, Tukar Dengan Nyawa Kami.’ Acara Maulid Akbar dan Do’a Bersama dalam rangka Peringatan 7 September oleh warga 16 titik Kampung Tua Pulau Rempang-Galang ditutup dengan foto bersama di depan Lapangan Sembulang sembari memegang spanduk dengan tulisan-tulisan yang dipajang tadi.

Sembulang, 7 Oktober 2023
TOLAK RELOKASI Masyarakat Rempang-Galang
CP: 085271290622

Tags: #pulihkanindonesia#pulihkanriaupulihkan kepritolakpenggusuranrempangtolakrelokasi
Next Post

Warga Melayu Rempang Berpantun dan Orasi, Nyatakan Sikap Tolak Relokasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel lain

Siaran Pers

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

by WALHI Riau
April 2, 2026
0

Rilis MediaWahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Pekanbaru, 2 April 2026- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menyoroti peningkatan signifikan kebakaran hutan...

Read more

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

2026 Darurat Karhutla: Riau Kembali Mendominasi Titik Panas di Sumatra

Awal 2026, Lebih dari 5.000 Titik Api Muncul di Gambut Meski Masih Musim Hujan

Kurma Sempena 23 Tahun WALHI Riau: Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Ruang Hidup di Bumi Melayu

Ajukan Amicus Curiae: Bebaskan Petani Bunga Raya dan Hentikan Perampasan Lahan oleh PT TKWL

Seruan Pembebasan Petani Bunga Raya: Petani Bukan Penjahat!

Load More

[]


Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) RIau “Mewujudkan Riau Adil dan Lestari Berlandaskan Nilai Keadilan Ekologis”

© WALHI Riau 2025

  • Home
  • Isu Kita
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah

© 2025 WALHI Riau