• sekretariat@walhiriau.or.id
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah
  • id ID
    • en EN
    • id ID
No Result
View All Result
WALHI Riau
No Result
View All Result
Home Isu Kita Keadilan Iklim

Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Perubahan Iklim Tanggung Jawab Bersama!

WALHIRiau25 by WALHIRiau25
June 7, 2023
in Keadilan Iklim, News & Updates, Perkotaan, Siaran Pers
0
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Siaran Pers
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau

Related Posts

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

2026 Darurat Karhutla: Riau Kembali Mendominasi Titik Panas di Sumatra

Awal 2026, Lebih dari 5.000 Titik Api Muncul di Gambut Meski Masih Musim Hujan

Kurma Sempena 23 Tahun WALHI Riau: Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Ruang Hidup di Bumi Melayu

Pekanbaru, 7 Juni 2023- Anak muda Riau melakukan aksi bersama memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di kawasan car free day (CFD) jalan Sudirman, Pekanbaru. Anak muda yang terdiri dari kelompok mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, komunitas pecinta alam, dan komunitas seni di Riau menyuarakan perubahan iklim merupakan tanggungjawab bersama. Aksi tersebut mengajak masyarakat Riau untuk lebih peduli dan berperan aktif menjaga serta melestarikan lingkungan hidup demi terwujudnya keadilan iklim dan antargenerasi.

 

Aksi ini diikuti oleh 150 orang yang berasal dari Perkumpulan Elang, Pondok Belantara, WALHI Riau, Jikalahari, Mapala Humendala, Wanapalhi, Mapala Suluh, Mapala Suska, Mapala Phylomina, Mafakumpala, Mapala Natural, KPA EMC2,  Sorak, Gemas, DDV Riau, Kaliptra Andalas, KSR PMI UIN Suska, KSR PMI Unri, KSR PMI UIR, FPBLK, BDPN, Greenomos, BEM FEB Unri, HMJ Manajemen FEB Unri, Kasei Feb Unri, IPMKK, Efec Feb Unri, Sema D3 FEB Unri, Komunitas Seni Rumah Sunting, Jungle Ghost, Mapala Natural, Duri Hijau, XR Riau, Saung Alam Indonesia, Teras Riau, Kelompok Pemusik Jalanan, Sanggar Seni 412, Sanggar Latah Tuah, BEM STMIK  Amik Riau, Penari Lintas, HMTL Unri, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi UIN SUSKA RIAU, dan pelajar SMK N 1 Pekanbaru.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan yang baik dan sehat serta ajakan untuk melestarikan bumi. United Nations Environment Programme (UNEP) menetapkan beat plastic pollution sebagai tema Hari Lingkungan Hidup tahun 2023.

Ezrin Riosariandy, anggota Mapala Humendala menyampaikan bahwa tema beat plastic pollution sudah dua kali digunakan, tahun ini dan 2018 lalu. Dua kali menjadi tema Hari Lingkungan Hidup, artinya plastik merupakan permasalahan penting yang harus segera diatasi. Di Pekanbaru sendiri, plastik juga merupakan permasalahan yang perlu perhatian khusus terlebih plastik menjadi urutan kedua sumber timbulan sampah terbanyak seharusnya direspon dengan kebijakan pembatasan plastik sekali pakai dan pengelolaannya oleh Pemerintah Kota Pekanbaru terlebih setelah putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru nomor 262/Pdt.G/2021/PN Pbr.

“UNEP telah dua kali menetapkan beat plastic pollution sebagai tema hari lingkungan hidup. Hal ini seharusnya dipikirkan pemerintah kita. Setelah diperintah PN Pekanbaru, Walikota Pekanbaru telah menerbitkan Peraturan Walikota nomor 8 tahun 2023 tentang pengurangan sampah plastik sekali pakai. Namun kita tetap harus melihat keseriusan pemerintah dalam menjalankan kebijakan ini. Karena pemerintah berkewajiban untuk memberikan hak lingkungan yang baik dan sehat kepada masyarakat Kota Pekanbaru.” tutup Ezrin.

Yosi Sadilah, anggota Mapala Suska mengatakan bahwa aksi Hari Lingkungan Hidup sedunia merupakan peringatan kepada pemerintah atas ketidakseriusan dalam memenuhi hak lingkungan yang baik dan sehat. Salah satunya dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah nomor 26 tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut. Kebijakan ini akan memperparah kondisi ekosistem, dan hasil tangkap nelayan. Kemudian kebijakan ini akan menambah beban kawasan dan memperburuk kehidupan masyarakat pesisir, terutama nelayan dan perempuan nelayan.

“Sistem sosial patriarki yang dominan di Indonesia seringkali menempatkan perempuan di wilayah domestik. Kemudian dampak buruk krisis iklim mengakibatkan perempuan harus menanggung beban ganda, mengurus pekerjaan rumah dan memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Kondisi ini diperparah oleh Pemerintah dengan menerbitkan PP 26 tahun 2023. Selain menambah laju kerusakan ekologis, kebijakan ini menempatkan perempuan sebagai korban krisis iklim, khususnya perempuan pesisir”, lanjut Yosi.

Fachrul Adam, anggota Perkumpulan Elang sekaligus koordinator aksi menyebut aksi Hari Lingkungan Hidup tahun ini mengangkat tema perubahan iklim tanggungjawab bersama. Menurut Adam, Hari Lingkungan Hidup Sedunia memberikan kesempatan bagi individu dan organisasi untuk berperan aktif terhadap mitigasi perubahan iklim. Salah satunya menjaga Semenanjung Kampar dan Kerumutan.

Berdasarkan data Perkumpulan Elang, lanskap Semenanjung Kampar-Kerumutan masih memiliki tutupan Hutan alam seluas 607.451,04 Ha. 33.802 hektar di antaranya belum dibebani izin. Tutupan hutan alam ini harus dijaga kerena ini menjadi salah satu solusi iklim riau untuk global yang mana dalam landscape Semenanjung Kampar-Kerumutan terdapat Kekayaan Biodiversity 58 jenis flora,38 jenis burung dan 44 jenis ikan juga merupakan tempat hidup hidup hewan langka dan dilindungi harimau sumatra, beruang merah dan ikan arwana emas, sekaligus memiliki dua wilayah konservasi penting yaitu TN. Zamrud dan Suaka Margasatwa Kerumutan.

“Sudah saatnya semua elemen masyarakat mengambil bagian untuk mewujudkan keadilan iklim. Saling bersolidaritas dan membangun gerakan bersama untuk melindungi planet kita. Salah satunya dengan cara menghentikan deforestasi dan menjaga kelestarian hutan alam di Riau,” ujar Adam.

Muhammad Ilham, Ketua Wanapalhi STMIK Amik Riau mengatakan bahwa momentum Hari Lingkungan Hidup tahun ini kita melakukan aksi untuk mengajak anak muda untuk ikut andil dalam mewujudkan keadilan iklim dan antargenerasi. Apalagi sudah memasuki tahun politik.

“Kita sebagai generasi saat ini berkewajiban memberikan lingkungan yang baik dan sehat untuk generasi berikutnya. Salah satunya dengan menentukan pilihan yang tepat dan pro lingkungan di tahun politik ini. Karena kebijakan yang berpihak kepada rakyat dimasa yang akan datang berawal dari pemilu. Wujudkan keadilan iklim dan antargenerasi dari sekarang!” tutup Ilham

Narahubung:

Fachrul Adam (089614208050)

Rezki Andika (082384627527)

Next Post

Catatan KURMA (Diskusi Ramadhan): Membaca Gerakan Sosial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel lain

Siaran Pers

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

by WALHI Riau
April 2, 2026
0

Rilis MediaWahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Pekanbaru, 2 April 2026- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menyoroti peningkatan signifikan kebakaran hutan...

Read more

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

2026 Darurat Karhutla: Riau Kembali Mendominasi Titik Panas di Sumatra

Awal 2026, Lebih dari 5.000 Titik Api Muncul di Gambut Meski Masih Musim Hujan

Kurma Sempena 23 Tahun WALHI Riau: Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Ruang Hidup di Bumi Melayu

Ajukan Amicus Curiae: Bebaskan Petani Bunga Raya dan Hentikan Perampasan Lahan oleh PT TKWL

Seruan Pembebasan Petani Bunga Raya: Petani Bukan Penjahat!

Load More

[]


Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) RIau “Mewujudkan Riau Adil dan Lestari Berlandaskan Nilai Keadilan Ekologis”

© WALHI Riau 2025

  • Home
  • Isu Kita
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah

© 2025 WALHI Riau