• sekretariat@walhiriau.or.id
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah
  • id ID
    • en EN
    • id ID
No Result
View All Result
WALHI Riau
No Result
View All Result
Home News & Updates

Hari Perempuan Sedunia 2023: Rangkul Keadilan Gender untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Adil

WALHIRiau25 by WALHIRiau25
March 9, 2023
in News & Updates, Siaran Pers
0
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Siaran Pers
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau

Related Posts

Sumatera Darurat Ekologi: Bencana yang Dirancang Negara

Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan: Industri Ekstraktif Memperdalam Kerentanan dan Kekerasan terhadap Perempuan

Roots Up Aksi Respon COP 30: Bersama Pulihkan Riau!

Jatah Preman Memperpanjang Riwayat Korupsi Gubernur Riau, Berimbas Buruknya Tata Kelola Perizinan SDA

Pekanbaru, 9 Maret 2023—Hari Perempuan Sedunia pada tanggal 8 Maret tahun 2023 mengangkat tema Embrace Equity yang artinya Rangkul Keadilan. WALHI Riau menilai momentum Hari Perempuan Sedunia kali ini harus disambut dengan semangat menuntut keadilan gender bagi perempuan, utamanya dalam akses dan pengelolaan atas sumber daya alam.

Umi Ma’rufah, Koordinator Riset dan Kajian Kebijakan Gender WALHI Riau, menyatakan bahwa peringatan Hari Perempuan Sedunia menjadi momentum untuk menyuarakan kepentingan perempuan yang acap diabaikan. “Sebagai seorang perempuan yang lahir dan hidup di lingkungan yang kental dengan budaya patriarki, sudah semestinya kami menyatakan menolak untuk melanjutkan budaya tersebut. Budaya patriarki telah merenggut suara perempuan, kehendak dan kepentingannya kerap diabaikan,” Ujar Umi.

Umi juga menegaskan bahwa dampak dari tidak diakomodirnya suara perempuan berimbas pada terjadinya ketidakadilan gender. Ia mencontohkan dalam konteks pengelolaan sumber daya alam, di kebanyakan tempat hanya laki-laki yang berhak mengambil keputusan. Dan sayangnya keputusan itu biasanya hanya menguntungkan pihak laki-laki. “Perempuan memiliki pemikiran, gagasan, dan pengalaman yang tidak boleh diabaikan. Ketika pengalaman dan kebutuhan perempuan tidak didengar dan diakomodir dalam proses pengambilan keputusan, maka saatnya perempuan bangkit bersuara memperjuangkan hak-haknya,” lanjut Umi.

Senada dengan Umi, Latifah, penggerak Laskar Penggiat Ekowisata Riau (LPE Riau), juga menekankan pentingnya pelibatan perempuan dalam setiap proses pengambilan keputusan. “Sering kami jumpai di ruang-ruang rapat, baik di kota maupun di desa-desa, perempuan hanya berada di belakang mendengarkan jalannya rapat. Bahkan lebih banyak berada di dapur tanpa mengetahui apa yang sedang dibahas. Padahal masalah itu juga menyangkut diri mereka,” kata perempuan yang kerap dipanggil Ipeh.

Baik WALHI Riau maupun LPE Riau menghimbau agar prinsip keadilan gender tidak semata hanya jargon tapi juga terimplementasi dalam setiap aktivitas organisasi dan pendampingan. “Kami ingin perempuan khususnya perempuan komunitas mulai ambil bagian secara aktif dan bersuara mengungkapkan pendapatnya. Dengan harapan keputusan yang diambil oleh komunitas dapat menaruh keadilan gender sebagai pertimbangan utamanya.” kata Umi.

Ipeh menambahkan, “sudah saatnya kita meninggalkan kebudayaan lama yang meminggirkan peran dan suara perempuan, dan mulai mengangkat suara perempuan agar perjuangan rakyat semakin kuat untuk mempertahankan ruang hidupnya.”

Narahubung:
Umi (085225977379)

Tags: #2023#pulihkanindonesia#pulihkanriau#walhiriauIWDKeadilan Gender
Next Post

Ketidakadilan Gender: Dampak Krisis Iklim dan Perppu Cipta Kerja terhadap Perempuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel lain

Siaran Pers

Sumatera Darurat Ekologi: Bencana yang Dirancang Negara

by WALHI Riau
December 3, 2025
0

Siaran PersWahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau Pekanbaru, 3 Desember 2025 — Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh,...

Read more

Sumatera Darurat Ekologi: Bencana yang Dirancang Negara

Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan: Industri Ekstraktif Memperdalam Kerentanan dan Kekerasan terhadap Perempuan

Roots Up Aksi Respon COP 30: Bersama Pulihkan Riau!

Jatah Preman Memperpanjang Riwayat Korupsi Gubernur Riau, Berimbas Buruknya Tata Kelola Perizinan SDA

Hari Sumpah Pemuda, WALHI Riau Serukan Tuntutan Keadilan Iklim dan Antargenerasi 

Industri Ekstraktif: Merusak Lingkungan Hidup dan Merampas Hak Rakyat 

Load More

[]


Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) RIau “Mewujudkan Riau Adil dan Lestari Berlandaskan Nilai Keadilan Ekologis”

© WALHI Riau 2025

  • Home
  • Isu Kita
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah

© 2025 WALHI Riau