• sekretariat@walhiriau.or.id
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah
  • id ID
    • en EN
    • id ID
No Result
View All Result
WALHI Riau
No Result
View All Result
Home News & Updates

Lokakarya Daur Ulang Kertas WALHI Riau & TK Negeri Pembina 3 Pekanbaru

WALHIRiau25 by WALHIRiau25
November 30, 2022
in News & Updates, Siaran Pers
0
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Siaran Pers
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau

Related Posts

Hilangnya Habitat Harimau Akibat Konsesi HTI Menelan Dua Korban Manusia, Perusahaan Harus Bertanggungjawab

BP Batam dan Polisi Harus Berhenti Merampas Tanah Warga Rempang

Sungai Reteh Tercemar Limbah, Warga Batu Ampar Tuntut Cabut Izin Tambang Batubara PT BPP

Pulau Rempang Bukan Ruang Kosong: BP Batam Hentikan Penerobosan Lahan Masyarakat  

Pekanbaru, 30 November 2022— Membangun gerakan cinta dan peduli lingkungan merupakan pekerjaan yang harus diajarkan kepada anak sejak usia dini. Guna memastikan hal tersebut, WALHI Riau menaja kegiatan lokakarya daur ulang kertas bersama para murid TK Negeri Pembina 3 Pekanbaru (Rabu, 30 November 2022). Dua puluh murid TK Negeri Pembina 3 Pekanbaru yang berusia empat sampai lima tahun diajak berkunjung ke Sekretariat WALHI Riau. Sebelum diajak belajar dan berpraktik mendaur ulang kertas, seluruh anak diajak menonton film kartun bertemakan sampah. Setelah melakukan praktik daur ulang kertas, dengan santai dan ceria mereka diajak, dari film tersebut semua anak diajak berlatih memilah ¸sampah. Kegiatan ini juga menggambar mural di tembok sekretariat WALHI Riau.

Kegiatan ini dapat berlangung dengan menarik berkat kecakapan dua orang fasilitator, yaitu Surachman Ponco, Manajer Panggalangan Sumberdaya Eksekutif Nasional WALHI dan Hardinan Haniel dari Mapala Suluh FKIP UNRI. Dengan bahasa yang mudah dimengerti dan metode pendidikan anak mereka bergantian memfasilitasi kegiatan dengan baik.

Surachman Ponco menyebut anak-anak ini merupakan generasi emas yang harus diperkenalkan dengan isu lingkungan hidup dari dini. Mengenalkan mereka pada isu lingkungan hidup sama artinya menanam harapan agar mereka tumbuh menjadi manusia yang dapat menjaga bumi dengan baik di masa depan.

“WALHI tumbuh sebagai organisasi yang menyatakan diri sebagai rumah gerakan rakyat untuk keadilan ekologis. Kegiatan pada hari ini memperlihatkan WALHI terbuka untuk semua kalangan, termasuk untuk anak usia dini,” sebut Ponco.

Proses kegiatan ini berlangsung ceria, sesuai dengan metode belajar anak usia dini. Proses menonton film kartun bertema sampah menjadi panduan bagi mereka untuk berlatih memilah sampah organik dan anorganik. Mereka saling mengantri dengan rapi ketika berlatih memilah membuang sampah.

Setelahnya, mereka dibagi menjadi empat kelompok untuk berpraktik menghasilkan kertas daur ulang. Masing-masing kelompok didamping Surachman Ponco, Hardinan Haniel dan dua tim dari WALHI Riau. Tidak selesai di situ, anak-anak ini juga diberi kesempatan untuk menggambar imajinasinya di tembok kantor WALHI Riau.

Sebelum kegiatan ini berakhir, WALHI Riau memberi kenang-kenangan kantong kain dengan pesan keadilan antargenerasi kepada seluruh anak. Dan sebagai penutup, Ponco dan Dinan memandu anak-anak ini melakukan yel. Ketika kedua fasilitator meneriakkan green children, dengan kompak seluruh anak menjawabnya dengan ceria.

Even Sembiring, Direktur Eksekutif WALHI Riau menyebut lokakarya ini merupakan rangkaian Voice for Ecological Justice Festival (Vorest Fest) yang sudah berlangsung sejak Senin, 21 November 2022 lalu. Pilihan WALHI Riau mengajak anak usia dini dalam rangkaian festival ini merupakan pilihan memastikan pengarusutamaan isu keadilan antargenerasi di setiap level usia kelompok muda.

“Minggu kedua rangkaian Vorest Fest merupakan rangkaian kegiatan yang secara khusus menyasar kelompok muda. Dimulai dengan Parade Anak Muda Riau, Lokakarya Daur Ulang Kertas, Semiloka Muda Yang Bersuara dan ditutup pelatihan kampanye digital bagi kelompok muda,” tutup Even Sembiring, Direktur Eksekutif WALHI Riau.

Narahubung:
Fandi Rahman (085271603790)

Tags: #anakmudaRiau#keadilanantargenerasi#keadilanekologis#pedulilingkungan#pulihkanriau#selamatkanlingkungan#walhiriauriauVorest Fest
Next Post

Mural For Justice: Menggambar Pesan Solidaritas dan Tuntutan Keadilan di Tembok Perlawanan Rumah Gerakan Rakyat WALHI Riau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel lain

Hutan dan Kebun

Hilangnya Habitat Harimau Akibat Konsesi HTI Menelan Dua Korban Manusia, Perusahaan Harus Bertanggungjawab

by WALHI Riau
July 20, 2026
0

Siaran PersWahana Lingkunan Hidup Indonesia (WALHI) Riau Selasa, 14 Juli 2026 – Kembali terjadi serangan harimau sumatera mematikan yang merenggut...

Read more

Hilangnya Habitat Harimau Akibat Konsesi HTI Menelan Dua Korban Manusia, Perusahaan Harus Bertanggungjawab

BP Batam dan Polisi Harus Berhenti Merampas Tanah Warga Rempang

Sungai Reteh Tercemar Limbah, Warga Batu Ampar Tuntut Cabut Izin Tambang Batubara PT BPP

Pulau Rempang Bukan Ruang Kosong: BP Batam Hentikan Penerobosan Lahan Masyarakat  

Jejak Fesyen Eropa di Hutan Indonesia: Mengapa Viskose Harus Masuk EUDR

Hari Lingkungan Hidup 2026: Selamatkan Ruang Hidup, Wujudkan Keadilan Ekologis

Load More

[]


Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) RIau “Mewujudkan Riau Adil dan Lestari Berlandaskan Nilai Keadilan Ekologis”

© WALHI Riau 2025

  • Home
  • Isu Kita
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah

© 2025 WALHI Riau