• sekretariat@walhiriau.or.id
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah
  • id ID
    • en EN
    • id ID
No Result
View All Result
WALHI Riau
No Result
View All Result
Home News & Updates

Di Tengah Perjuangan Menolak Digusur Warga Kampung Tua Pasir Panjang Memperingati Maulid Nabi 1445 Hijiriyah

WALHIRiau25 by WALHIRiau25
September 29, 2023
in News & Updates, Siaran Pers
0
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Warga Kampung Pasir Panjang, Kalurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang di Pulau Rempang pada Kamis (28/9/2023) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Posko Bantuan Hukum Solidaritas Nasional untuk Rempang.

Related Posts

WALHI Region Sumatera Deklarasikan Aliansi Daulat Sumatera (Andalas) untuk Agenda Menyelamatkan Ruang Hidup dan Penghidupan Bentang Alam Sumatera

Our Power, Our Riau: Mewujudkan Transisi Energi Berkeadilan, Tuntut Hak Rakyat dan Planet Melalui Aksi Mural Kolektif Hari Bumi

PSN GB-KEK: Ancaman Ekosistem Laut, Pulau Kecil dan Ruang HidupNelayan Bintan Pesisir

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

Tidak seperti biasanya warga Pasir Panjang memperingati Maulid Nabi justru di Posko Bantuan Hukum Solidaritas Nasional Untuk Rempang bukan di Mesjid, hal ini dikarenakan kondisi warga Pasir Panjang yang masih berduka, menerima kenyataan kampungnya di usik dan direncanakan digusur.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB ini diawali dengan arakan-arakan. Warga berjalan dengan membawa Bunga Mayang, Pulut Paha (telur rebus yang diikat ke bunga yang ditancapkan ke beras ketan berwarna kuning dalam wadah).

Bunga Mayang dan Pulut Paha ini selalu hadir dalam setiap kegiatan adat Masyarakat Melayu. Seperti Khataman Al-quran, Upacara Pernikahan, Sunatan dan kegiatan adat lainnya.

Hadirnya simbol Adat Melayu dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriyah ini, menandakan eksistensi Masyarakat Melayu di Pasir Panjang dan Pulau Rempang.

Prosesi selanjutnya, warga yang berjalan dengan membawa simbol Melayu ini kemudian duduk melingkari area utama acara. Di sana ada pembacaan Ayat Suci Al-Quran setelah pembukaan dan sambutan.

Acara ini adalah proses pembacaan Maulid yang dilakukan secara bergantian oleh masyarakat yang hadir. Berlanjut dengan melantunkan Shalawat bersama-sama.

Shalawat dibacakan dalam posisi berdiri, salah satu warga berkeliling membagikan telur dan beras ketan kuning kepada semua peserta. Disusul warga lain yang membawa kembang dan menyemprotkan parfum kepada peserta yang sudah menerima telur.

Tidak hanya Warga Kampung Pasir Panjang, warga dari kampung-kampung lain juga datang ke lokasi acara ini. Warga Kampung Tanjung Banun, Monggak, Kampung Baru dan beberapa kampung lain di Pulau Rempang hadir dalam acara Maulid Nabi Muhammad 1445 Hijriyah ini.

Dalam serangkaian acara, warga Pasir Panjang berharap agar tidak direlokasi ataupun di geser ke kampung lainnya karena tidak ingin kehilangan jejak sejarah kampung melayu seperti ungkapan petuah

“Tak kan Melayu Hilang dibumi, Bumi Bertuah Negeri Beradat”

Solidaritas Nasional Untuk Rempang 0812-6684-0545

Next Post

Without an AMDAL, Bahlil is Ambitious to Evict the Peoples of Rempang Island for the Sake of Chinese Investment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel lain

Bencana Ekologis

WALHI Region Sumatera Deklarasikan Aliansi Daulat Sumatera (Andalas) untuk Agenda Menyelamatkan Ruang Hidup dan Penghidupan Bentang Alam Sumatera

by WALHI Riau
May 26, 2026
0

Siaran Pers BersamaWahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Region Sumatera Pekanbaru, 26 Mei 2026 - Menghadapi krisis ekologis yang semakin mengancam...

Read more

WALHI Region Sumatera Deklarasikan Aliansi Daulat Sumatera (Andalas) untuk Agenda Menyelamatkan Ruang Hidup dan Penghidupan Bentang Alam Sumatera

Our Power, Our Riau: Mewujudkan Transisi Energi Berkeadilan, Tuntut Hak Rakyat dan Planet Melalui Aksi Mural Kolektif Hari Bumi

PSN GB-KEK: Ancaman Ekosistem Laut, Pulau Kecil dan Ruang HidupNelayan Bintan Pesisir

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

2026 Darurat Karhutla: Riau Kembali Mendominasi Titik Panas di Sumatra

Awal 2026, Lebih dari 5.000 Titik Api Muncul di Gambut Meski Masih Musim Hujan

Load More

[]


Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) RIau “Mewujudkan Riau Adil dan Lestari Berlandaskan Nilai Keadilan Ekologis”

© WALHI Riau 2025

  • Home
  • Isu Kita
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah

© 2025 WALHI Riau