• sekretariat@walhiriau.or.id
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah
  • id ID
    • en EN
    • id ID
No Result
View All Result
WALHI Riau
No Result
View All Result
Home Siaran Pers

Abetnego Tarigan, Penyendiri yang Berjuang untuk Lingkungan

WALHIRiau25 by WALHIRiau25
June 11, 2015
in Siaran Pers
0
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
2
Abetnego Tarigan  ketika #BlusukanJokowi di Sungai Tohor. Foto: WALHI Riau

Jakarta (Greeners) – Bicaranya tegas, penampilannya necis dan selalu rapih. Begitulah sosok yang selalu ditampilkan oleh tokoh Lingkungan yang satu ini. Nama lengkapnya adalah Abetnego Tarigan, Lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara pada tanggal 1 Juni, 39 tahun yang lalu.

Related Posts

Our Power, Our Riau: Mewujudkan Transisi Energi Berkeadilan, Tuntut Hak Rakyat dan Planet Melalui Aksi Mural Kolektif Hari Bumi

PSN GB-KEK: Ancaman Ekosistem Laut, Pulau Kecil dan Ruang HidupNelayan Bintan Pesisir

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

2026 Darurat Karhutla: Riau Kembali Mendominasi Titik Panas di Sumatra

Figur yang ramah dan murah senyum ini mulai merasa jatuh cinta pada isu lingkungan saat mulai bekerja sebagai staf research pada organisasi Sawit Watch. Disatu kesempatan, Abet bercerita bahwa kala itu, tepatnya tahun 2001, Sawit Watch masih dalam keadaan gamang mengingat isu sawit masih dipandang sebelah mata ditambah organisasi Sawit Watch masih sangat baru berdiri.

“Sampai tahun 2003 saya sempat goyang. Kita enggak dibayar dan cuma dapat ongkos doang. Tapi ya begitu, saya jatuh cinta sama isunya. Saat saya pelajari lebih banyak, ada persoalan masyarakat, lingkungan dan ketidak adilan global dalam sektor ini,” tuturnya saat berbincang dengan Greeners di Jakarta beberapa waktu lalu.

Tahun 2003, Abet mulai merasa bahwa bidangnya tidak cocok di bagian research. Lalu, ia pun dipindah ke bagian kampanye. Di sanalah nama Abet mulai dikenal oleh banyak orang. Hingga akhirnya ia berhasil terpilih menjadi Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Indonesia pada Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup XI tahun 2012. Abet berhasil mengumpulkan 261 suara mengalahkan Riza Damanik yang mendapat 164 suara, sedangkan Ali Akbar mendapat 15 suara.

Ibu Menjadi Panutan

Pria yang pernah menjadi Ketua Senat di Institut Bisnis Nusantara ini tumbuh dalam lingkungan keluarga yang memegang prinsip demokrasi. Sang Ibu yang membesarkannya seorang diri menjadi panutan bagi Abet dan turut membentuk karakter tegas dan cara berpikir yang berbeda terhadap perempuan.

“Ibu saya itu memerankan peran ganda dalam membesarkan saya. Oleh karena itu, saya tidak pernah merasakan apa yang namanya bapak. Hal itulah yang akhirnya mempengaruhi kami dalam melihat laki-laki dan perempuan,” terangnya melanjutkan.

selengkapnya sumber www.greeners.co

Next Post

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1436 H

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel lain

Energi

Our Power, Our Riau: Mewujudkan Transisi Energi Berkeadilan, Tuntut Hak Rakyat dan Planet Melalui Aksi Mural Kolektif Hari Bumi

by WALHI Riau
April 27, 2026
0

Siaran PersWahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau Pekanbaru, 25 April 2026 – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau memperingati Hari...

Read more

Our Power, Our Riau: Mewujudkan Transisi Energi Berkeadilan, Tuntut Hak Rakyat dan Planet Melalui Aksi Mural Kolektif Hari Bumi

PSN GB-KEK: Ancaman Ekosistem Laut, Pulau Kecil dan Ruang HidupNelayan Bintan Pesisir

“Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum”

2026 Darurat Karhutla: Riau Kembali Mendominasi Titik Panas di Sumatra

Awal 2026, Lebih dari 5.000 Titik Api Muncul di Gambut Meski Masih Musim Hujan

Kurma Sempena 23 Tahun WALHI Riau: Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Ruang Hidup di Bumi Melayu

Load More

[]


Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) RIau “Mewujudkan Riau Adil dan Lestari Berlandaskan Nilai Keadilan Ekologis”

© WALHI Riau 2025

  • Home
  • Isu Kita
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Isu Kita
    • Bencana Ekologis
    • Energi
    • Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
    • Perkotaan
    • Keadilan Iklim
    • Hutan dan Kebun
    • Kejahatan Lingkungan
  • Form Pengaduan Rakyat
  • Tentang Kami
    • Organisasi Anggota
    • Eksekutif Daerah
    • Dewan Daerah

© 2025 WALHI Riau