LAHIRNYA PERMUFAKATAN ADAT MENANDAI PERCEPATAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TANAH OBJEK REFORMA AGRARIA DI RIAU

dominasi investasi terhadap hutan dan lahan di Riau yang jauh dari kata berkeadilan dan mensejahterakan masyarakat, hari ini WALHI Riau bersama Lembaga Adat Melayu Riau mengadakan permufakatan adat bersama dengan pemerintah Provinsi Riau, DPRD Riau, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan beserta perwakilan masyarakat Suku Asli dan masyarakat Melayu Riau guna merumuskan langkah langkah untuk mengambil

LAHIRNYA PERMUFAKATAN ADAT MENANDAI PERCEPATAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TANAH OBJEK REFORMA AGRARIA DI RIAU

dominasi investasi terhadap hutan dan lahan di Riau yang jauh dari kata berkeadilan dan mensejahterakan masyarakat, hari ini WALHI Riau bersama Lembaga Adat Melayu Riau mengadakan permufakatan adat bersama dengan pemerintah Provinsi Riau, DPRD Riau, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan beserta perwakilan masyarakat Suku Asli dan masyarakat Melayu Riau guna merumuskan langkah langkah untuk mengambil

KIRAB BUDAYA TANDAI DESAKAN REFORMA AGRARIA DI RIAU

PEKANBARU, 10 Mei 2017— Dominasi investasi terhadap hutan telah mengakibatkan semakin kecilnya ruang hidup ruang hidup rakyat di Provinsi Riau. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan temuan Pansus Lahan DPRD Riau yang menyebutkan bahwa ruang-ruang kehidupan yang dialih fungsikan tersebut telah dialihfungsikan menjadi kebun-kebun kelapa sawit. Dari temuan tersebut diperoleh data terdapat 648.368,18 hektar kebun kelapa

KIRAB BUDAYA TANDAI DESAKAN REFORMA AGRARIA DI RIAU

PEKANBARU, 10 Mei 2017— Dominasi investasi terhadap hutan telah mengakibatkan semakin kecilnya ruang hidup ruang hidup rakyat di Provinsi Riau. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan temuan Pansus Lahan DPRD Riau yang menyebutkan bahwa ruang-ruang kehidupan yang dialih fungsikan tersebut telah dialihfungsikan menjadi kebun-kebun kelapa sawit. Dari temuan tersebut diperoleh data terdapat 648.368,18 hektar kebun kelapa

Lomba Desain Poster Hari Lingkungan Hidup

Hari Lingkungan Hidup  adalah hari pengamatan tentang bumi yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia. banyak terjadi kerusakan hutan dan lingkungan yang disengaja oleh manusia hanya demi kepentingan sesaat. Contohnya, pembukaan lahan untuk perkebunan, penebangan pohon untuk lahan perumahan, dan industri. Masalah-masalah yang dihadapi manusia bukan hanya berdampak kepada lingkungan,

Lomba Desain Poster Hari Lingkungan Hidup

Hari Lingkungan Hidup  adalah hari pengamatan tentang bumi yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia. banyak terjadi kerusakan hutan dan lingkungan yang disengaja oleh manusia hanya demi kepentingan sesaat. Contohnya, pembukaan lahan untuk perkebunan, penebangan pohon untuk lahan perumahan, dan industri. Masalah-masalah yang dihadapi manusia bukan hanya berdampak kepada lingkungan,

Indah Kiat Pulp and Paper Sumber Kerusakan Lingkungan

  Siak, Rabu, 26 April 2017–– PT. Indah Kiat Pulp and Paper kertas yang aktifitasnya menyababkan kerusakan lingkungan dengan tercemarnya udara, air dan tanah. Kondisi ini dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Koto Gasib yang bermukim dekat dengan perusahaan bubur kertas ini. Polusi udara yang berasal dari cerobong asap pabrik berdampak pada kurangnya udara bersih bagi masyarakat

10 TAHUN BERJUANG, 7 DESA KECAMATAN TEBING TINGGI TIMUR REBUT DAULAT PENUH ATAS WILAYAH KELOLA

Pekanbaru, 20 MARET 2017 — Setelah berjuang hampir 10 tahun, akhirnya masyarakat 7 Desa di Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti berhasil merebut daulat penuh wilayah kelolanya. Sejarah perjuangan masyarakat Desa Sungai Tohor, Sungai Tohor Barat, Nipah Sendanu, Sendanu Dahrul Iksan, Tanjung Sari, Lukun dan Kepau Baru berawal dari penerbitan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor:

MEMINTA KEADILAN, NELAYAN RAWAI MENGADU KE DPRD RIAU

bertempat diruang rapat Komisi B DPRD Riau beberapa perwakilan Solidaritas Nelayan Kabupaten Bengkalis menemui Komisi B DPRD Riau untuk menyampaikan konflik yang sudah berlarut larut antara nelayan rawai dan nelayan jaring batu sejak 1980 hingga hari ini. Pertemuan dihadiri oleh ketua komisi B, Marwan Yohanes beserta anggota guna mendengar fakta lapangan yang sedang dialami oleh

Meski Diberhentikan Sementara, PT SAL Tetap Beraktifitas di Inhil Riau

Surat penghentian sementara kegiatan PT Setia Agrindo Lestari (PT SAL) yang dilayangkan oleh Pemerintah Daerah Indragiri Hilir tahun 2014 tidak serta merta menghentikan PT SAL beraktifitas di Desa Pungkat Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir. Bahkan turunnya Badan Restorasi Gambut bersama Kementrian Lingkungan Hidup bulan Januari lalu juga tidak memberikan pengaruh terhadap kegiatan pengerusakan lingkungan yang